Uzur Po Diamat

Syawaluddin, S.Pd.I (kiri) selaku petugas survey sedang melakukan wawancara dengan warga Po Diamat (pengidap penyakit kusta)

Bagi sebagian warga Kota Banda Aceh Kalimat Po Diamat tidaklah asing, sebuah dusun yang terletak di pesisir ujung Krueng Cut gampong Alue Naga, Kec, Syiah Kuala Kota Banda Aceh. Dulunya dusun ini merupakan tempat pengasingan penduduk yang memiliki riwayat penyakit Kusta atau Lepra. Mengingat daerah tersebut jauh dari perkotaan semenjak tahun 1960 wilayah Po Diamat ditempati oleh pengidap Lepra yang berasal dari berbagai daerah di Aceh.

Menurut Marwan salah seorang penduduk yang memiliki riwayat penyangkit lepra, sebelum Bencana Tsunami 2004 silam banyak masyarakat yang memiliki penyakit lepra disini, sekarang hanya tinggal beberapa orang saja. “Sekarang kami hanya tinggal lima orang lagi disini, alhamdulillah kondisi kami sudah sembuh semua” tambah Marwan.

‘Umumnya masyarakat disini bekerja sebagai nelayan dan pencari tiram, sebagian besar dari mareka sudah berusia lanjut sehingga pantas untuk dibantu’’ ugkap Syawaluddin, Profesional Zakat yang juga Koordinator Baitul Mal untuk Kec, Syiah Kuala saat mengunjungi dusun Po Diamat Selasa, 17 April 2018.

Secara khusus Baitul Mal Kota Banda Aceh setiap tahunnya membatu masyarakat yang memiliki riwayat penyakit tersebut. Melalui senif Fakir Uzur disantuni per tiga bulan guna membantu ekonomi mareka yang hidup dibawah garis kemiskinan.