Minat Pendaftar Calon Keanggotaan Badan Baitul Mal Tinggi

Salah Satu Pendaftar Calon Keanggotaan Badan Baitul Mal Kota Banda Aceh Sedang Melakukan Registrasi.

Rabu, 16 Oktober 2019 merupakan hari ketiga pendaftaran Calon Keanggotan Badan Baitul Mal Kota Banda Aceh periode 2019-2024. Animo masyarakat untuk mendaftar semakin tinggi, hal ini terbukti dengan banyaknya masyarakat yang mendatangi Baitul Mal Kota Banda Aceh di kawasan gampong Keudah Kecamatan Kuta Raja.

Berdasarkan data yang disampaikan pihak panitia seleksi Sekretariat Baitul Mal Kota Banda Aceh menjelang hari kedua sudah delapan orang yang mendaftar, sedangkan puluhan lainnya sudah konfirmasi akan segera mengantarkan berkasnya.

“Sejak diumumkan penerimaan Calon Keanggotan Badan Baitul Mal Kota Banda Aceh tanggal satu Oktober 2019 melalui website Baitul Mal maupun website Pemerintah Kota Banda Aceh, banyak masyarakat yang menghubungi Baitul Mal baik secara langsung maupun melalui media sosial guna bertanya lebih lanjut berkaitan informasi tersebut” Ungkap Akbar Mirza, S.STP, M.Si, Kepala Sekretariat Baitul Mal Kota Banda Aceh.

Kepala sekreatariat Baitul Mal Kota Banda Aceh Akbar Mirza menghimbau kepada mayarakat yang memenuhi syarat untuk mendaftar sebagai Calon Keanggotan Badan Baitul Mal Kota Banda Aceh periode 2019-2024. “Semua masyarakat memiliki peluang yang sama untuk mendaftar, lengkapi syaratnya karena pendaftaran hanya dibuka tujuh hari kerja dan akan berakhir 22 Oktober 2019”. Ujar Akbar Mirza diruang kerjanya.

Ditempat terpisah Plt. Kepala Baitul Mal Kota Banda Aceh Arie Maula Kafka berharap kepada tokoh-tokoh yang berdomisili di Kota Banda Aceh untuk mendaftar sebagai Calon Keanggotan Badan Baitul Mal Kota Banda Aceh. “Baitul Mal adalah lembaga yang istimewa, maka dibutuhkan keanggotaan yang istimewa pula guna meningkatkan pengelolaan ZIS Kota Banda Aceh lima tahun kedepan”. Ungkap Arie Maula Kafka yang juga Kabag Kesra Pemko Banda Aceh.

“Baitul Mal Kota Banda Aceh akan menjadi Baitul Mal Pertama di Aceh yang menerapkan Qanun No 10 Tahun 2018 berkaitan dengan penjaringan kepala Baitul Mal” tambah Arie Maula Kafka di Kantor Balai Kota Banda Aceh.

Seperti diketahui Baitul Mal Kota Banda Aceh sedang melakukan proses perekrutan Calon Keanggotan Badan Baitul Mal Kota Banda Aceh dengan berpedoman pada Qanun No. 10 Tahun 2018. Seluruh tahapan mengacu pada Qanun No 10 Tahun 2018 pasal 55 sampai dengan Pasal 60. Kepala Baitul Mal nantinya berbentuk keanggotaan yang bersifat kolektif kolegial yang berjumlah lima orang dengan satu ketua dan empat anggota.—sy–