Ketua Baitul Mal Kota Kukuhkan Pengurus BMG Beurawe

Banda Aceh – Ketua Baitul Mal Kota Banda Aceh, Asqalani, mengukuhkan Pengurus Baitul Mal Gampong (BMG) Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, periode 2020-2025. Pelaksanaan pengukuhan tersebut dilaksanakan di Mesjid Al Furqan Beurawe, Minggu (11/10/2020). BMG yang baru dikukuhkan ini dipimpin oleh Tgk H Adnan Ali.

“Ia sosok yang amanah dan terpercaya. Hal ini sudah dibuktikan dengan beberapa kegiatan, seperti mengurus anak yatim di gampong ini,”ujar Asqalani.

Asqalani juga mengatakan, pengukuhan BMG ini untuk mempercepat  dan mengatasi laju kemiskinan di Gampong Beurawe. Maka kehadiran BMG menjadi salah satu solusinya yaitu mencari dan menghimpun ZIS untuk dipergunakan semaksimal mungkin bagi para mustahiq.

“Pengurus terpilih ini kiranya dapat bergerak mengindentifikasi calon muzakki, apalagi Beurawe ini seperti yang kita ketahui bersama, terdapat sejumlah toko, pedagang, pebisnis rata-rata dari sini. Tentu ini jadi potensi besar bagi penerimaan ZIS,” papar Asqalani.

Oleh karena itu, Asqalani berharap, BMG Beurawe terus berinovasi untuk mencari sumber-sumber pendapatan zakat yang bisa dimanfaatkan bagi penerima manfaat.

“Di samping itu BMK akan melakukan pembinaan-pembinaan kepada BMG ini seperti pembinaan administratif, termasuk pembinaan tata kelola manajemen, dan lain sebagainya,”tambahnya

Pada akhir kata sambutan, Asqalani berpesan, semoga pengurus BMG Beurawe dapat melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya, agar masyarakat semakin berlomba-lomba untuk menyetor zakat via BMG Beurawe.

Salah satu tokoh masyarakat Gampong Beurawe mengatakan, Tgk H Adnan Ali adalah sosok  pemimpin yang bertanggung jawab dan amanah, banyak program dan kegiatan di Gampong Beurawe yang telah dilaksanakan. “Makanya kami mempercayai beliau ini untuk menjabat sebagai Ketua BMG,” kata tokoh masyarakat tersebut.

Sementara itu, ditemui disela-sela jam kantornya, terkait keberadaan BMG di Kota Banda Aceh, Asqalani mengakui, belum semua BMG terbentuk di gampong-gampong yang berada di wilayah kerja Banda Aceh. Asqalani menyampaikan, sesegera mungkin melakukan rapat koordinasi untuk membahas perihal tersebut.(MR)