Walikota Banda Aceh Serahkan Zakat Secara Simbolis Kepada Disabilitas dan Pemuda-Pemudi Miskin

Walikota Banda Aceh Serahkan Zakat Secara Simbolis Kepada Disabilitas dan Pemuda-Pemudi Miskin

 

BANDA ACEH ? Baitul Mal Kota Banda Aceh melaksanakan acara penyerahan zakat secara simbolis kepada disabilitas dan alat kerja bagi peserta pelatihan kerja pemuda-pemudi Kota Banda Aceh. Penyerahan zakat secara simbolis ini dilakukan oleh Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman di Pendopo Walikota Banda Aceh, Kamis (8/10/2020).

Dalam kata sambutannya Aminullah mengatakan, Baitul Mal Kota Banda Aceh kembali menyerahkan zakat kepada senif yang telah ditentukan ini. Dan harapannya kepada para disabilitas semoga dengan adanya penyerahan zakat ini dapat bermanfaat dan dapat  mengurangi beban hidup mereka, apalagi di masa pandemi sekarang ini.

Begitu juga dengan pemuda-pemudi yang mendapat bantuan ini, Aminullah berharap, apa yang telah Baitul Mal berikan ini dapat membuka kesempatan kerja kepada mereka, hal ini juga dapat mengurangi angka pengangguran di kota ini.

?Saya mengajak kepada semua pihak terutama yang berada di Banda Aceh untuk menyetor zakatnya ke Baitul Mal Kota Banda Aceh. Saya melihat selama ini Baitul Mal ini sudah sangat profesional dalam pengelolaan, pengumpulan serta penyaluran zakat sudah tepat sasaran, dan sangat bermanfaaat. Tak lupa pula kami doakan bagi penyetor zakat ini semoga pahalanya terus mengalir dan saya juga ucapkan terima kasih kepada yang telah rutin menyetor zakatnya di Baitul Mal,?pungkas Aminullah.

Sementara itu, Ketua Komisioner Baitul Mal Kota Banda Aceh, Asqalani berharap, santunan tunai  yang diberikan kepada disabilitas ini dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Ia juga meminta kepada penerima manfaat ini untuk berdoa agar lebih banyak lagi muzakki yang menyetor zakatnya ke Baitul Mal Kota Banda Aceh.

Sedangkan  kepada pemuda-pemudi yang menerima alat kerja, Asqalani berharap,  agar dapat digunakan secara efektif. ?Baitul Mal akan melakukan pengawasan kembali, apakah betul-betul dimanfaatkan dan diberdayakan? ujarnya.

Asqalani juga merincikan,  alat kerja seperti mesin jahit, alat kerja (toolkit) untuk montir sepeda motor dan alat kerja untuk instalansi listrik yang Baitul Mal Kota serahkan ini sesuai dengan bidang keahlian masing-masing, karena para mustahiq yang menerima bantuan dari Baitul Mal Kota ini mereka yang mendapat pelatihan  di BLK (Balai Latihan Kerja) dan bantuan ini merupakan program zakat miskin produktif  yang direalisasikan pada triwulan III tahun anggaran 2020.

?Adapun pemuda-pemudi miskin yang mendapatkan bantuan alat kerja (toolkit) ini sebanyak 30 orang, 5 orang mendapatkan masing-masing satu set mesin jahit, 11 orang mendapatkan berupa alat kerja dan untuk instalansi listrik berjumlah 14 orang,?jelasnya. Sedangkan untuk disabilitas mendapatkan bantuan santunan uang tunai sebesar Rp 1.000.000 merupakan zakat konsumtif yang diberikan Baitul Mal Kota Banda Aceh untuk 100 orang disabilitas.(MR)