Zakat Hasil Tambang (Ma’din)

Zakat Hasil Pertambang (Ma’din)

Ma’din  (hasil tambang) yaitu sesuatu benda yang terdapat dalam perut bumi  (selain air) dan memiliki nilai ekonomis. Ma’din antara lain logam yang  dapat diolah seperti emas, perak, aluminium, timah, tembaga, besi, giok,  benda padat yang tidak dapat dibentuk seperti kapur, zionit, marmer,  zamrud, batubara dan lain-lain serta minyak.

Untuk barang tambang nishabnya sama dengan nishab emas dan perak. Hanya saja, untuk wajibnya zakat barang tambang ini tidak di-persyaratkan berulang tahun, tetapi zakatnya wajib dikeluarkan begitu selesai digali. Jadi, apabila seseorang telah berhasil menggali emas atau perak dari pertambangannya, sedang hasil galiannya itu mencapai nishab, maka ia wajib mengeluarkan zakatnya seketika, dengan ukuran 1/140 atau 2,5% dari keseluruhan.