Wahyudi Resmi Dilantik Sebagai Kepala Sekretariat Baitul Mal Kota Banda Aceh

BANDA ACEH –  Wahyudi, S.STP. MSi, resmi dilantik dan diambil sumpah sebagai Kepala Sekretariat Baitul Mal Kota Banda Aceh. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin oleh Wali Kota, Aminullah di Aula Mawardy Nurdin, Balai Kota Banda Aceh, Jumat (2/10/2020). Rapat paripurna ini dihadiri oleh Wakil Ketua DPRK Isnaini Huda, Wakil Wali Kota Zainal Arifin, Sekda Banda Aceh Bahagia serta Kepala BKPSDM Arie Maula Kafka.

Kepala Sekretariat Baitul Mal Kota Banda Aceh yang baru ini menggantikan posisi  Akbar Mirza, S.STP. MSi. Wahyudi mengatakan, ia akan melanjutkan program-program kerja yang telah ditetapkan Baitul Mal sebelum masa jabatannya, di samping itu ia berusaha melakukan inovasi di tahun berikutnya. Mengingat tahun 2020 ini akan berakhir, maka dari itu ia berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai target terkumpulnya Zakat Infaq dan Shadaqah seperti target yang telah ditetapkan oleh Pemko Banda Aceh.

?Ini mungkin sedikit berat mengingat tahun 2020 ini tinggal tiga bulan lagi. Target yang harus kita capai itu sekitar Rp 22 miliar, sementara baru Rp 12 miliar yang telah terkumpul dan Rp 10 miliar  lagi yang harus kita kebut. Dengan waktu yang sudah mepet ini kita optimis dan  tetap berusaha semaksimal mungkin agar jangan terlalu jauh turun angkanya dari tahun sebelumnya,? katanya. 

Adapun untuk langkah-langkah cepat yang dilakukan untuk mencapai target ini, menurut Wahyudi, Baitul Mal Kota Banda Aceh akan memberdayakan tenaga professional, yang nantinya akan bertugas untuk mensosialisasikan, mengelola, dan mendistribusikan kepada masyarakat.

?Setidaknya mereka para tenaga profesional yang sudah ada ini akan kita berdayakan, kita akan berikan pekerjaan sesuai dengan jobdesk yang ada,? kata Wahyudi.

Wahyudi menambahkan, secara garis besar tugas tenaga professional sudah ada dalam qanun, hanya saja belum ada peraturan Walikota, tentang apa saja yang harus mereka lakukan. ?Jadi mungkin bila sudah diperwalkan maka dari situ muncullah tugas-tugas mereka, tupoksi mereka apa yang harus dilakukan,? ucapnya

Wahyudi bertekad akan menjalankan amanah yang telah diembannya ini sesuai Visi dan  misi Baitul Mal Kota Banda Aceh. Ia tetap mendukung RPJM yang telah ditetapkan Walikota Banda Aceh.

?Karena memang itu yang menjadi landasan kita, tidak hanya Baitul Mal, seluruh SKPD mendukung segala sesuatu yang ada dalam RPJM Pemerintah Kota Banda Aceh. Itulah keberhasilan yang ingin kita capai sesuai dengan visi dan misi Walikota juga untuk Banda Aceh Gemilang dalam Bingkai Syariah,? tutupnya.

Sementara itu, mantan Kepala Sekretariat Baitul Mal Kota Banda Aceh, Akbar Mirza, S.STP, MSi menyebutkan kesan selama bekerja  di Baitul Mal, ia melihat team work sudah kuat dan bagus. Ia berpesan agar Baitul Mal Kota Banda Aceh tetap menjaga kesolidan tim.

Akbar juga mengatakan, hanya saja kendala selama ini belum pernah mencapai target yang telah ditentukan. Mungkin ini tugas Baitul Mal Kota Banda Aceh ke depan agar bisa berkerja lebih baik lagi, bisa meyakinkan masyarakat untuk menyetor ZIS nya di Baitul Mal.

?Bagaimana cara kita meyakinkan para muzakki bahwa Baitul Mal ini adalah badan yang amanah, yang bisa dipercaya, yang dapat menyalurkan zakatnya tepat sasaran,? ujarnya.

Akbar menambahkan, program yang sudah dijalankan selama ini, salah satunya program tahfidh Quran luar negeri, Thailand ? Penang, dimana tahun ini mereka sudah menuntaskan pendidikannya. ?Harapan saya, lulusan tahfidh ini bisa ditindaklanjuti, apa kegiatan mereka setelah kita sekolahkan , ada feedback atau kontribusi apa yang bisa mereka berikan  untuk Baitul Mal Kota,? ujarnya.

Selebihnya Baitul Mal Kota Banda Aceh juga ada program rumah dhuafa, untuk tahun ini direncanakan untuk 20 unit.

?Saya harapkan ini terlaksana. Mungkin kemarin ada anggaran yang pending karena covid 19, sekarang ini sudah dikembalikan, saya berharap ini direalisasikan. Kalau memang tidak terealisasi saya berharap program ini dilanjutkan untuk tahun depan, bisa jadi pembangunan rumah dhuafa ini dari 20 unit menjadi 40 unit,? tutup Akbar.(MR)