Walikota Serahkan Zakat untuk Operasional Majelis Taklim, Tajhiz Mayat, dan Mushalla

Walikota Serahkan Zakat untuk Operasional Majelis Taklim, Tajhiz Mayat, dan Mushalla

BANDA ACEH -  Walikota Banda Aceh H. Aminullah Usman, SE. Ak, MM menyerahkan zakat senif fisabilillah untuk Majelis Taklim dan Tajhiz Mayat, dan Mushalla/Meunasah dalam wilayah Kota Banda Aceh.

Penyerahan zakat yang nilainya mencapai Rp. 670 Juta untuk 268 Majlis Taklim, Rp 450 Juta untuk 180 Tajhiz Mayat dan Rp. 375 Juta untuk 125 Mushalla/Meunasah ini diserahkan Walikota secara simbolis kepada enam orang perwakilan, Selasa (15/12/2020) di halaman Pendopo Walikota Banda Aceh.

“Kami menyampaikan bahwa penyerahan ini merupakan bentuk dari realisasi zakat yang terkumpul melalui Baitul Mal Kota yang disalurkan pada tahun ini. Maka oleh karena itu, selamat kepada Bapak dan Ibu semoga bermanfaat,” kata Aminullah.

Untuk itu, Walikota mengajak semua pihak ikut mensosialisasikan kepada wajib zakat (Muzakki) agar memiliki kesadaran membayar zakat mereka di Baitul Mal, sehingga jumlah penerimaan zakat di Banda Aceh semakin meningkat

Menurut Aminullah, apabila zakatnya disetor melalui Baitul Mal tentu ini akan tersalurkan ke delapan senifnya secara lebih tepat. Ia juga mendoakan pengurus dari Baitul Mal diberikan kekuatan untuk dapat bekerja lebih keras lagi dalam menghimpun ZIS. Sehingga yang diharapkan adalah Baitul Mal memberi peran dalam rangka menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran di Banda Aceh.

“Kalau terjadi peningkatan pengumpulan zakat, maka akan semakin banyak jumlah yang bisa disalurkan oleh Baitul Mal kepada penerima zakat (Mustahiq),” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Walikota juga meminta kepada Baitul Mal Kota Banda Aceh dapat mencari pola-pola baru dalam meningkatkan jumlah pengumpulan zakat.

“Selain memperbanyak sosialisasi kepada pengusaha atau wajib zakat perseorangan di gampong-gampong, Baitul Mal juga harus menyurati BUMN, BUMD dan Perbankan yang beroperasi di Banda Aceh agar dapat menyetor zakat pegawainya di Baitul Mal,” pintanya.

Sementara itu, Ketua Badan  Baitul Mal Kota Banda Aceh, Asqalani S.TH, M.H melaporkan, zakat yang dibagi ini merupakan zakat senif fisabilillah.

Ia juga menjelaskan, zakat yang disalurkan kali ini lebih diprioritaskan untuk operasional Majelis Taklim, Tajhiz Mayat, dan Mushalla/Meunasah. “Akan ada penyaluran zakat senif fisabillah selanjutnya yaitu untuk operasional MAsjid, TPA/TPQ di wilayah kerja Banda Aceh, dan modal usaha,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Badan Baitul Mal Kota juga menyampaikan kendala-kendala yang dihadapi Baitul Mal Kota dalam mengumpulkan zakat. Katanya, pihaknya melihat kecendrungan para pengusaha yang lebih memilih menyalurkan zakat di daerah asal, padahal dalam Islam zakat harus disalurkan dimana tempat wajib zakat menjalankan.(MR)