BANDA ACEH – Bekerja di lembaga pengumpulan dan pendistribusian zakat infaq dan shadaqah di masa pandemi COVID-19 bukanlah sebuah hambatan, melainkan menjadi tantangan. Merespons tantangan tersebut, Baitul Mal Kota Banda Aceh akan melakukan digitalisasi platform. Hal ini disampaikan Anggota Badan Baitul Mal Kota Banda Aceh, Abdul Munir saat mengisi pembekalan kepada 15 tenaga profesional BMK, Kamis (5/8/2021)
Abdul Munir mengatakan Baitul Mal telah mencanangkan digital 4.0 yang diinisiasi pada 2022 mendatang. “Inti dari digitalisasi platform ini adalah transformasi digital dalam berbagai lini, yaitu SDM, teknologi, informasi, dan segala kegiatan di Baitul Mal Kota,” jelas Abdul Munir.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh akan selalu mendukung infrastruktur akses internet secara keseluruhan. Penyediaan akses teknologi ini tentunya perlu didukung oleh kualitas SDM yang memadai.(MR)
