Kalimat itu keluar terbata-bata dari mulut Syahrul, seorang buruh bongkar muat di TPI Lampulo, usai Walikota Banda Aceh, H. Aminullah Usman S.E,Ak, MM menyerahkan bantuan masa panik untuknya dan keluarga. Bantuan berupa uang tunai yang bersumber dari dana zakat Baitul Mal Kota dan berupa makanan pokok juga kebutuhan sehari dari Dinas Sosial Pemko Banda Aceh tersebut diserahkan Aminullah saat turun ke lokasi kebakaran, Senin (23/8/2021).
Kejadian naas itu menimpa Syahrul dan keluarga saat mereka baru saja terlelap tidur pukul 02.00 dini hari. Si jago merah habis melahap rumah sewa yang ditempatinya selama enam tahun itu.
“Begitu terkejut saya langsung menyelamatkan diri dan anak-anak. Ya beginilah keadaannya sekarang, harta yang tinggal hanya apa yang melekat di badan kami saat ini,” ujarnya lirih.
Matanya tak mampu membendung kesedihan, apalagi saat Walikota memberikan semangat dan motivasi baginya. Bahwasanya apa yang terjadi Minggu dinihari kemarin, kata Pak Wali murni musibah.
“Ya, musibah datang tanpa diundang, setiap insan pasti merasakan, untuk itu kami berharap Syahrul dan keluarga ikhlas menerimanya dan memetik segala hikmah yang terdapat di sebaliknya,” begitu kata Aminullah Usman.
Mengingat akhir-akhir ini Banda Aceh hampir selalu ada musibah kebakaran untuk itu Aminullah berpesan agar setiap musibah itu menjadi pelajaran bagi yang lainnya agar terus berhati-hati.
“Kepada seluruh warga saya selalu mengingatkan, kalau terjadi kebakaran agar segera menelepon apa itu tetangga, atau layanan nomor cepat tanggap 0651113 itu adalah nomor telepon Pemadam kebakaran kita,” sebutnya.
Penyerahan bantuan itu turut disaksikan oleh Camat Kuta Alam, Reza Kamilin, SSTP, Kapolsek Kuta Alam, Iptu Muchtar Chalis, S.Pd.I, Kepala Dinas Sosial Banda Aceh, M. Hidayat, S.Sos, Kepala Sekretariat Baitu Mal Kota Banda Aceh, Wahyudi, S.STP, M.Si, Anggota Badan Baitul Mal, Dra. H. Aisyah M. Ali, M.Pd, Keuchik Gampong Lampulo, Samsul Mukhtar serta seluruh ASN Pemko Banda Aceh.(MR)
