Bahas Regulasi Wakaf, Perwalian dan Harta Agama lain, BMA Silaturahmi ke Baitul Mal Banda Aceh

BANDA ACEH – Baitul Mal Kota Banda Aceh menerima kunjungan Ketua Baitul Mal Aceh, Prof DR Nazaruddin A Wahid MA dan rombongan, Selasa (8/9/2021)

Kunjungan BMA disambut langsung oleh Ketua Badan Baitul Mal Kota Banda Aceh, Asqalani, S. TH, MH dan Dra Aisyah M Ali, MPd. Turut hadir dalam rombongan tersebut Anggota Komisioner DR. A Rani Usman, MSi dan Khairina ST

Kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ini untuk membahas mengenai regulasi wakaf, perwalian dan harta agama lainnya.

Ketua Komisioner Baitul Mal Aceh, Prof Nazaruddin menyebutkan, kunjungan singkat tersebut bertujuan untuk menjalin kerja sama dengan melibatkan peran Baitul Mal Kota Banda Aceh dalam rangka membuat regulasi untuk wakaf, model perwalian dan harta agama lainnya.

Lebih lanjut  Prof Nazaruddin menyampaikan kepada Ketua Badan Baitul Mal Banda Aceh perihal sosialisasi yang masif terkait wakaf dan perwalian. 

“Sehingga perlu digencarkan secara bersama, dalam hal ini kami ingin mengajak serta Baitul Mal Kota sebagai rekan kerja,” papar Prof Nazaruddin.

Lebih lanjut Prof Nazaruddin menjelaskan bahwa saat ini terkait wakaf, perwalian dan harta agama lainnya belum ada dasar hukumnya. Oleh karenanya tiga hal itu bisa diatur oleh peraturan badan. “Jadi peraturan badan ini yang ingin saya ajak untuk kita pikirkan bersama,” ucapnya.

Selebihnya, sebagai lembaga keistimewaan di Aceh, Prof Nazaruddin mengingatkan agar selalu dapat menjaga tiga pilar utama Baitul Mal, pertama, Harmonisasi, Koordinasi dan Trust.

Sementara itu, Ketua Badan Baitul Mal Banda Aceh, Asqalani STH, MH menyambut baik silaturrahmi dan rencana kerja sama ini. Kehadiran rombongan Komisioner BMA bak gayung bersambut.

“Dengan pertemuan seperti ini kita bisa saling koordinasi untuk mengelola dan pembinaan wakaf, perwalian dan harta agama lainnya,” ujar Asqalani.

Asqalani berharap, koordinasi dan sinergi antara Baitul Mal Aceh dan Baitul Mal Banda Aceh berkelanjutan dan selalu mendapatkan pembinaan dan bimbingan dari BMA.(MR)